Kenapa Saya Suka King Manchester UnitedKenapa Saya Suka King Manchester United

Sebelum suka King MU, saya sebenarnya nggak punya tim jagoan sendiri. Saudara saudara saya, baik kandung maupun sepupu, kebanyakan dukung Madrid dan Barca, sukanya Ronaldo dan Messi. Kebetulan kakak saya sendiri suka Barca dan Messi, jadi waktu masih kecil, saya ikut ikutan aja, sampai akhirnya disuruh cari tim sendiri, biar nggak cuma nempel ke kakak terus.

Awal Mula, Rooney yang Bikin Jatuh Cinta

Waktu itu saya dibeliin jersey King MU sama kakak saya, belinya di pasar, tapi udah lupa pasar mana. Jerseynya musim 2012-2013, punggungnya nama Rooney. Saya nggak terlalu ikut nonton langsung tiap pertandingan, soalnya nggak bisa begadang, jadi lebih sering mantau lewat acara TV yang bahas berita bola. Dari situ saya mulai sering lihat klip Rooney, dan langsung suka sama gaya mainnya, mentalitasnya kuat, bisa main di berbagai posisi, bahkan sebagai striker pun dia rela ikut turun bantu bertahan.

koleksi Manchester United, stiker laptop dan keychain

Duetnya Rooney sama Van Persie itu yang akhirnya benar benar bikin saya jatuh cinta sama tim ini, tepatnya pas transfernya Van Persie ke King MU, 17 Agustus 2012, tanggal itu yang saya anggap sebagai awal resmi saya jadi fans King MU. Musim itu juga King MU langsung juara. Setelah itu saya jarang ikutin pertandingannya langsung, tapi masih tetap ikutin beritanya. Salah satu alasannya karena dulu saya nggak bisa main PES, padahal waktu itu lagi sering diajak main PES sama kakak kalau lagi nge-rental PS bareng. Baru balik lagi ikutin pertandingannya pas musim pertamanya Erik ten Hag. Pas balik nonton, saya kaget, mentalitas timnya beda banget dari yang saya inget dulu, yang dulu sangar, sekarang malah banyak drama dan kasus. Tapi meski begitu, saya tetap suka sama tim ini.

Pemain Favorit dan Legenda

Pemain favorit saya tetap Rooney, meski saya juga tetap suka Messi karena udah kebiasaan dari dulu ikut nonton lewat kakak. Kalau pelatih, jelas Sir Alex Ferguson, siapa lagi.

Pemain Favorit di Skuad Sekarang

Kalau dari pemain muda, saya suka sama Mainoo dan Ayden Heaven, dua duanya punya potensi besar buat jadi andalan King MU ke depan. Kalau dari pemain senior, sebenarnya nggak ada yang terlalu saya idolakan sekarang, tapi kalau boleh jujur, saya suka Martinez, sayangnya beliau sering cedera, kakinya kaca banget. King MU sebaiknya mulai cari pengganti buat isi posisinya, biar nggak terlalu bergantung sama kondisi fisiknya yang naik turun.

Pertandingan Paling Berkesan

Dari semua pertandingan yang pernah saya tonton full, yang paling nempel di ingatan itu King MU lawan Lyon, skor akhirnya 5-4, King MU comeback di pertandingan itu. Itu beneran nguji jantung, deg degan dari awal sampai akhir.

Dream Team Versi Saya, All Time

Ini susunan pemain King MU sepanjang masa versi saya, dari yang pernah saya tonton dan yang legendanya masih saya inget sampai sekarang.

Main Plan, 4-2-3-1 (Fast-Paced Counter Attack)

Fokus pada kerapatan tengah, intersep cepat, dan transisi kilat ke depan.

lineup dream team MU all time, main plan 4-2-3-1

  • GK: Edwin van der Sar — Sweeper Keeper
  • RB: Antonio Valencia — Attacking Full-Back
  • CB: Rio Ferdinand — Ball-Playing Defender
  • CB: Nemanja Vidić — Stopper
  • LB: Patrice Evra — Attacking Full-Back
  • DM: Paul Scholes — Deep-Lying Playmaker
  • CM: Roy Keane — Ball-Winning Midfielder
  • AM: Bruno Fernandes — Advanced Playmaker
  • RW: Cristiano Ronaldo — Inside Forward
  • LW: Ryan Giggs — Winger
  • ST: Wayne Rooney — Complete Forward

Plan B, 4-4-2 (Explosive Wing Play & Fergie Time)

Pergeseran susunan buat gempuran total lewat umpan silang dan duel fisik dua striker murni.

lineup dream team MU all time, plan B 4-4-2

  • GK: Edwin van der Sar — Sweeper Keeper
  • RB: Antonio Valencia — Wing-Back Overlapper
  • CB: Rio Ferdinand — Covering Centre-Back
  • CB: Nemanja Vidić — The Rock
  • LB: Patrice Evra — Wing-Back
  • RM: David Beckham — Crossing Specialist
  • CM: Paul Scholes — Deep-Lying Playmaker
  • CM: Roy Keane — Box-to-Box Midfielder
  • LM: Ryan Giggs — Dribbling Winger
  • ST: Wayne Rooney — Second Striker
  • ST: Cristiano Ronaldo — Target Man

Pemain Cadangan Skuad All Time

David De Gea, Lisandro Martínez, Harry Maguire, Antonio Valencia, Denis Irwin, Paul Scholes, Park Ji-sung, David Beckham, Nani, Wayne Rooney, Ole Gunnar Solskjær.

Dream Team Versi Saya, Sekarang

Ini versi kalau saya boleh bikin tim impian MU dari pemain yang lagi main sekarang, gabungan dari berbagai klub, bukan cuma skuad MU aja.

Main Plan, 4-2-3-1 (Fast-Paced Counter Attack)

Fokus pada kerapatan double-pivot lini tengah buat memutus bola, lalu lepas transisi vertikal kilat ke trio sayap cepat dan target man.

lineup dream team MU sekarang, main plan 4-2-3-1

  • GK: Orlando Gill — Sweeper Keeper
  • RB: Pedro Porro — Attacking Full-Back
  • CB: Alessandro Bastoni — Ball-Playing Defender
  • CB: Cristian Romero — Stopper
  • LB: Marc Cucurella — Attacking Full-Back
  • DM: Kobbie Mainoo — Deep-Lying Playmaker
  • CM: Sandro Tonali — Ball-Winning Midfielder
  • AM: Michael Olise — Advanced Playmaker
  • RW: Lamine Yamal — Inside Forward
  • LW: Kylian Mbappé — Inside Forward
  • ST: Victor Osimhen — Complete Forward

Plan B, 4-4-2 (Explosive Wing Play & Fergie Time)

Saat buntu atau tertinggal, tim bergeser penuh manfaatin lebar lapangan, fokus umpan silang dan gempuran fisik duet striker murni.

lineup dream team MU sekarang, plan B 4-4-2

  • GK: Orlando Gill — Sweeper Keeper
  • RB: Pedro Porro — Wing-Back Overlapper
  • CB: Alessandro Bastoni — Covering Centre-Back
  • CB: Cristian Romero — The Rock
  • LB: Marc Cucurella — Wing-Back
  • RM: Michael Olise — Crossing Specialist
  • CM: Kobbie Mainoo — Deep-Lying Playmaker
  • CM: Sandro Tonali — Box-to-Box Midfielder
  • LM: Khvicha Kvaratskhelia — Dribbling Winger
  • ST: Julián Álvarez — Second Striker
  • ST: Benjamin Šeško — Target Man

Pemain Cadangan Skuad Sekarang

Senne Lammens, Pau Cubarsí, Nico Schlotterbeck, Lewis Hall, Michael Kayode, João Neves, Adam Wharton, Rodrigo Mora, Lamine Yamal, Kylian Mbappé, Victor Osimhen.

"Saya memang nggak jago soal perasaan, tapi soal setia dan loyalitas ke MU, saya jagonya. Kalau mau nyari yang setia dan loyal, carilah fans MU, Glory Glory Man United."