Motivasi saya ikut program ini sebenarnya sederhana, pengen dapat sertifikatnya. Programnya sendiri namanya Vocational School Graduate Academy, bagian dari Digital Talent Scholarship 2025, tema Junior Web Developer, dilaksanakan 23-24 Juli 2025 di Denpasar tepatnya di Primakara University.
Tentang Programnya
Pelatihan ini berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), skema Junior Web Developer, total 24 jam pelatihan. Di akhir pelatihan ada uji kompetensi, dan yang dinyatakan kompeten dapat Sertifikat Kompetensi Junior Web Developer resmi dari BNSP. Jadi bukan sekadar sertifikat ikut pelatihan biasa, tapi memang lewat uji kompetensi dulu.

Materi yang Dilatih
Unit kompetensi utamanya meliputi implementasi user interface, eksekusi perintah bahasa pemrograman berbasis teks, grafik, dan multimedia, penyusunan struktur file dan fungsi yang rapi, penulisan kode sesuai guidelines dan best practices, pemrograman terstruktur, sampai penggunaan library atau komponen yang sudah ada. Tools yang dipakai selama pelatihan XAMPP, MariaDB, PHP, jQuery, Bootstrap, plus text editor kayak VS Code dan Git buat version control.
Live Coding, Bikin Sistem Perpustakaan
Bagian paling seru buat saya di uji kompetensinya, ada sesi live coding. Saya kebetulan bikin sistem perpustakaan sederhana pakai PHP dan MySQL, dari situ langsung kepraktik semua materi yang udah dipelajari selama 24 jam pelatihan.
Bonus, Sertifikat AI Marketing
Selain sertifikat utama ini, di rangkaian Digital Talent Scholarship yang sama, saya juga sempat ikut pelatihan tambahan soal Pemasaran Digital dengan AI dari Digital Entrepreneurship Academy, total 7 jam, ngebahas mulai dari riset pasar pakai AI sampai pembuatan konten otomatis. Bukan fokus utama, tapi lumayan buat nambah insight di luar coding.
"Sertifikat cuma bukti di atas kertas, tapi live coding yang bikin saya yakin ilmunya benar benar nempel."